29/11/2021
Cara memotong daging sapi memengaruhi teksturnya, tidak hanya teknik dan masak bumbu masakan.
Daging sapi tidak boleh dipotong dengan sembarang arah. Jika asal memotong, daging sapi akan menjadi keras.
Menurut Executive Chef Hotel Tentrem Yogyakarta Philip Walasary, teknik memotong daging sangat berpengaruh terhadap hasil akhir olahan daging.
"Keras atau tidaknya daging itu tergantung bagian dari bagian daging sapi tersebut, entah prime cut, secondary cut, atau tersiercut," kata Philip
Prime cut terdiri dari sirloin, tenderloin, dan rib eye yang banyak diminati. Secondary cut merupakan sapi bagian atas dan buntut sapi.
Terakhir, tersier cut merupakan isian dalam daging, seperti jeroan, kaki, kuping, p**i, paru babat, usus, kikil, dan jantung sapi.
Lalu bagaimana tips untuk memotong daging sapi? Berikut ulasannya :
1. Buang selaput putih pada daging
Daging sapi bisanya dibalut dengan selaput berwarna putih yang disebut sebagai jaringan ikat (connective tissue).
Jika ingin menghasilkan daging sapi yang empuk, pastikan untuk membuang selaput putih di sekitar daging.
"Banyak orang yang tidak dibuang dulu connective tissuenya. Selaput putih itu harus dihilangkan dahulu," kata Philip.
2. Buang urat daging
Selain selaput putih, urat daging juga sebaiknya tidak digunakan dan harus dibuang terlebih dahulu.
Menurut Philip, urat-urat daging menyebabkan daging menjadi keras.
Setelah membersihkan selaput putih dan urat pada daging, daging sapi bisa langsung dipotong dengan melawan arah serat.
3. Potong melawan arah serat
Jika anda masih memotong daging mengikuti arah serat, sebaiknya hentikan cara tersebut. Daging harus dipotong melawan arah serat.
Philip menuturkan bahwa memotong daging dengan arah yang berlawanan dari serat bertujuan untuk membuat serat menjadi lebih pendek.
"Serat yang lebih pendek itu lebih gampang dikunyah. Kalau seratnya panjang-panjang, dikunyahnya tuh susah," kata Philip.
Kalau sudah melakukan semua tahapan tersebut, selanjutnya bumbui daging dengan beberapa bahan yang bisa membuat empuk daging.
Philip menuturkan bahwa penting untuk menambahkan garam dan bahan yang mengandung asam (acid).
"Ada acid itu untuk memecah kolagen pada daging. Ada yang direndam pakai nanas diblender, ada yang direndam pakai lemon, dan daun pepaya," tutup Philip.
Pastikan hanya menggunakan bumbu masak terbaik dari Bumbu Ibu Praktis untuk memasak. Agar hasilnya lezat maksimal, dapur tetap bersih dan anti ribet.
Sumber: kompas.com