Kedai JATAM

Kedai JATAM Kanal Produk Komunitas Berdaya Pulih Kanal Produk Komunitas Berdaya Pulih

Membangun Gerakan Produksi Konsumsi Tanding Yang Berkeadilan dan Berdaya Pulih.

Perubahan pembangunan dan tata kelola lingkungan yang berkesinambungan dimulai dari gaya hidup revolusi revolusi kecil skala rumah tangga, pola produksi konsumsi di meja makan kita, revoulusi di dapur dan revolusi di kebun pekarangan kita. Kedai JATAM mendampingi dan mengangkat usaha daya pulih masyarakat/komunitas dari daerah krisis, juga menjadi rumah bersama kanal distribusi keberagaman produk

- produk unggulan dari petani. Lebih dari itu, Kedai JATAM berusaha menata kembali pola produksi konsumsi di masyarakat yang tidak sehat, cenderung konsumtif, eksploitasi, industrialisasi dan instan yang merusak menjadi produksi konsumsi yang berdaulat dan bertanggung jawab.

01/06/2026

Ketika kami berada di Jawa Timur untuk memperingati 20 tahun tragedi Lumpur Lapindo, pada 31 Mei kemarin Sukatani tampil di Surabaya.

Melalui musik dan suaranya, mereka mengingatkan bahwa bencana yang lahir dari proyek-proyek rakus seperti Lapindo bukan hanya cerita masa lalu. Ia bisa terjadi di mana saja dan menimpa siapa saja ketika keselamatan rakyat dan ruang hidup dikorbankan demi kepentingan investasi.

Dua puluh tahun berlalu, lumpur masih mengalir. Ingatan harus tetap hidup, sebab selama ekstraktivisme terus dipaksakan, ancaman Lapindo-Lapindo baru selalu mengintai.




30/05/2026

PASAR RAKYAT HATAM 2026

Dari Lapindo ke Seluruh Pulau: Menghadang Ekstraktivisme, Meneguhkan Veto Rakyat

Di tengah ancaman tambang, geotermal, perkebunan skala besar, dan berbagai bentuk ekstraktivisme, pasar rakyat menjadi cara lain untuk meneguhkan bahwa rakyat masih menanam, mengolah, berbagi, dan menjaga ruang hidupnya. Perlawanan tak hanya di jalan aksi, namun kami juga tumbuh dari pangan, solidaritas, dan keberanian mempertahankan tanah yang tersisa.

Pasar Rakyat hadir bukan sebagai ruang transaksi kapitalistik, melainkan ruang temu perjuangan. Tempat warga menghadirkan hasil kebun, pangan lokal, olahan komunitas, kerajinan, zine, hingga cerita-cerita tentang tanah yang dipertahankan.

Mari hadir di Taman Dwarakerta, 29 - 30 Mai 2026

Kalian bisa belajar,.belanja untuk mendukung perjuangan kawan-kawan yang sedang berjuang mempertehankan ruang hidupnya, ruang hidup yang berkelanjutan, ruang hidup tanpa pertambangan.

RAKYAT butuh PANGAN bukan TAMBANG!!!




20/05/2026

Pesta Babi mengajak kita melihat bagaimana ruang hidup, tanah, dan martabat warga sering dipertaruhkan atas nama pembangunan dan kerakusan.

Suara-suara kecil yang kerap dibungkam justru menyimpan keberanian paling besar untuk bertahan, melawan, dan menjaga kehidupan.

Terima kasih untuk semua yang hadir, berdiskusi, dan ikut merawat ingatan bahwa perjuangan belum selesai. Karena kadang, perubahan dimulai dari keberanian untuk melihat, mendengar, lalu memilih untuk tidak diam.

PAPUA BUKAN TANAH KOSONG!!!

Halo, salam kenal. Namaku .situmorang Rumahku di  tempat sederhana yang penuh cerita, tawa, diskusi, dan suara-suara yan...
08/05/2026

Halo, salam kenal. Namaku .situmorang
Rumahku di tempat sederhana yang penuh cerita, tawa, diskusi, dan suara-suara yang gak mau dibungkam.

Di sini aku belajar bahwa secangkir kopi bisa jadi teman bertahan, dan obrolan kecil bisa tumbuh jadi gerakan.
Senang kenal kalian semua

Papua bukan cerita jauh. Ini tentang perampasan tanah, kekerasan, dan suara warga yang terus ditekan.“Pesta Babi” membuk...
05/05/2026

Papua bukan cerita jauh. Ini tentang perampasan tanah, kekerasan, dan suara warga yang terus ditekan.

“Pesta Babi” membuka itu semua tanpa basa-basi. Apa yang selama ini ditutup-tutupi, ditampilkan apa adanya. Tidak untuk ditonton lalu dilupakan tapi untuk dipahami dan disikapi.

Nobar & diskusi ini ruang jujur. Kita dengar langsung dari mereka yang bersentuhan dengan situasi di lapangan. Fakta, bukan opini kosong.

📍 Kedai JATAM, Pasar Minggu
🗓 Jumat, 8 Mei 2026
⏰ 18.30 – 21.30 WIB

Kalau masih peduli, datang.
Kalau masih punya sikap, hadir.

TEMPAT TERBATAS
Link Registasi : bit.ly/REGNOBAR
Live Youtube Kedai JATAM

04/05/2026

Pasar Garasi ProKlim kemarin bukan sekadar acara warga.
Ini langkah nyata di tengah krisis lingkungan dan ketergantungan yang terus dibiarkan.

Dari pagi sampai malam, kegiatan berjalan dari senam bersama, bazar, pemutaran film tentang pulau plastik, penanaman pohon, edukasi dapur lestari, jumantik mandiri, hidroponik, sampai diskusi lingkungan. Kegiatan Ini bukan sekedar seremonial belaka, namun merajut kebersamaan, membangun kesadaran akan kepedulian kita terhadap lingkungan tempat tinggal.

Ini upaya warga untuk bertahan dan mencari solusi sendiri. Anak-anak, pemuda, sampai orang tua terlibat langsung. Bukan jadi penonton, tapi bagian dari perubahan.

Selamat Hari Bumi 2026,

NOBAR & DISKUSI FILM DOKUMENTER:  PULAU PLASTIKPlastik bukan cuma soal sampah, tapi soal masa depan kita, juga masa depa...
30/04/2026

NOBAR & DISKUSI FILM DOKUMENTER: PULAU PLASTIK

Plastik bukan cuma soal sampah, tapi soal masa depan kita, juga masa depan anak cucu kita. Lewat film Pulau Plastik, kita diajak melihat lebih dekat krisis yang sedang terjadi dan kenapa kita harus peduli.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan ProKlim Warga RW 05 Komplek Palapa, Ps.Minggu dalam membangun kesadaran dan aksi nyata menghadapi perubahan iklim.

Yuk, datang dan ikut diskusi bareng!
Dengar langsung cerita, pengalaman, dan langkah nyata dari para narasumber.

🗓 Sabtu, 2 Mei 2026
⏰ 18.30 WIB – selesai
📍 Balai Warga RW 05 Komplek Palapa, Pasar Minggu

Bersama:
Renata Vania (Diet Plastik Indonesia)
Ibar Furqonul Aqbar (Greenpeace Indonesia)
Asih Wijaya (Warga Palapa)
🎤 Moderator: Ulfatur Roziana (Institut Hijau Indonesia)

Datang, nonton, dan ngobrol bareng. Karena perubahan dimulai dari kita.

Bumi bukan warisan, tapi titipan yang sedang kita rawat bersama. Hari Bumi 2026, warga ProKlim RW 05 Palapa ngajak kamu ...
29/04/2026

Bumi bukan warisan, tapi titipan yang sedang kita rawat bersama.

Hari Bumi 2026, warga ProKlim RW 05 Palapa ngajak kamu kumpul, belajar, bergerak, dan merayakan harapan lewat aksi nyata.

Dari ngurus sampah, nanam pohon, belajar hidroponik, racik minuman rempah, pasar garasi, potluck, sampai nobar film Pulau Plastik yang semua ini bukan kegiatan seremonial semata, namun menjadi ruang bertemu untuk membangun kemandirian dan kesadaran iklim dari kampung sendiri.

Krisis iklim bukan isu yang jauh. Ia ada di udara yang kita hirup, pangan yang kita makan, dan ruang hidup yang makin terdesak. Karena itu, perubahan nggak selalu dimulai dari konferensi besar, seringkali ia tumbuh dari kebun warga, meja makan bersama, dan gotong royong di kampung.

Datang, bawa semangat, bawa teman, bawa cerita, kalau bisa bawa makanan untuk potluck makan siang bersama.

Karena menjaga bumi bukan seremoni satu hari, tapi kebiasaan yang kita bangun bersama.

Waktu & tempat :
Lokasi : Balai Warga RW 05 Komplek Pertanian Palapa, Pasar Minggu
Hari/Tgl: Sabtu, 2 Mei 2026
Waktu: 06.30 WIB – selesai

Dari kelola sampah menuju kemandirian pangan. Dari warga, untuk bumi.

KelolaSampah PasarGarasi PulauPlastik JATAM Greenpeace IHI DietPlastikIndonesia

Dari Dieng, Sarulla, dan Sorik Marapi, hingga Flores, laporan ini menelusuri jejak utang, kekerasan, dan bencana ekologi...
02/04/2026

Dari Dieng, Sarulla, dan Sorik Marapi, hingga Flores, laporan ini menelusuri jejak utang, kekerasan, dan bencana ekologis di balik bisnis panas bumi yang dijual sebagai solusi krisis iklim.

•⁠ ⁠Sampul: Jilid soft cover art paper 260gsm laminasi doff
•⁠ ⁠Isi: book-paper 70gsm
•⁠ ⁠⁠Ukuran: 17.6x25 cm (B5)
•⁠ ⁠⁠Halaman: 173 halaman

*Harga: Rp 155.000,00-*

Di balik janji besar “energi hijau”, ada cerita yang jarang dibicarakan  tentang ruang hidup yang terancam, kesehatan wa...
01/04/2026

Di balik janji besar “energi hijau”, ada cerita yang jarang dibicarakan tentang ruang hidup yang terancam, kesehatan warga yang dipertaruhkan, dan alam yang terus diekstraksi.

Pada 2017 pemerintah menetapkan Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi. Sejak itu berbagai wilayah dibuka untuk proyek geothermal Ulumbu, Mataloko, Sokoria, hingga Poco Leok.

Energi yang dipromosikan sebagai solusi krisis iklim ini ternyata membawa persoalan serius dari konflik ruang hidup masyarakat, perubahan ekologi pegunungan, serta ancaman kesehatan dari paparan gas beracun seperti H₂S.

Kasus keracunan gas bahkan pernah terjadi di proyek panas bumi Sorik Marapi, yang membuat puluhan warga harus mendapatkan perawatan medis. Fakta-fakta ini mengingatkan kita bahwa transisi energi tidak selalu berjalan adil. Dalam banyak kasus, ia justru menghadirkan wajah baru ekstraktivisme kolonialisme energi. Alam diambil, listrik dialirkan, sementara warga di sekitar proyek menanggung risiko paling besar.

Buku Kolonialisme Energi: Bisnis Panas Bumi di Indonesia membuka tabir itu, membaca ulang politik energi, dampak ekologis, dan perjuangan warga menjaga ruang hidupnya.

Buku ini bisa kamu dapatkan melalui matketplace Kedai JATAM, link pembelian terdapat pada lingtree di bio, atau kalian bisa pesan melalui WhatsApp: 0813 8560 5608 / 0813 1836 6914

Mari membaca, berdiskusi, dan merawat kesadaran bersama.
Karena masa depan energi tidak boleh dibangun dengan mengorbankan alam dan kehidupan rakyat.

Address

Jalan Palapa XIX No. 38, RT. 12/RW. 5, Ps. Minggu
South Jakarta
12520

Opening Hours

Monday 11:00 - 21:00
Tuesday 11:00 - 21:00
Wednesday 11:00 - 21:00
Thursday 11:00 - 21:00
Friday 11:00 - 21:00

Telephone

+81318366914

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kedai JATAM posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Restaurant

Send a message to Kedai JATAM:

Share

Category