Seafood 3 Putra

Seafood 3 Putra Seafood 3 Putra Jln. Rajawali Sakti, Sebelah Indomaret, Panam, Pekanbaru,🤗 089562355 7997

02/05/2026

40 likes, 27 comments. "Kronologi Dokter Myta Meninggal Dunia, Viral Dipaksa Kerja Saat Sakit"

02/05/2026
02/05/2026

Fakta baru terungkap dalam kasus dugaan penganiayaan massal anak di Daycare Little Aresha, Jogja. Ketua yayasan, Diyah Kusumastuti alias DK (51), yang telah ditetapkan sebagai tersangka utama, diketahui merupakan residivis kasus korupsi senilai Rp1,1 miliar.

Informasi tersebut terkonfirmasi melalui penelusuran Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Semarang.

Dalam perkara Nomor 66/Pid.Sus-TPK/2014/PNSmg, DK terbukti bersalah menyalahgunakan dana PD BPR BKK Purworejo Tahun Anggaran 2013 yang merugikan keuangan negara, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Purworejo.

Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, membenarkan adanya rekam jejak tersebut. Ia menyebut kasus korupsi itu ditangani di wilayah hukum Semarang dan berbeda dengan perkara yang kini ditangani di Yogyakarta.

“Informasi yang kami terima memang seperti itu, tetapi kasusnya berbeda dan ditangani di Semarang. Ini tetap akan kami dalami seiring proses penyidikan kasus yang sekarang,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, Kamis (30/4/2026).

Polda DIY menyatakan latar belakang DK akan menjadi bagian dari pendalaman profil tersangka. Meski demikian, fokus utama penyidikan saat ini tetap pada percepatan penanganan kasus kekerasan terhadap anak di lingkungan daycare tersebut.

“Kami menunggu hasil penyidikan karena tidak bisa dipaksakan, tetapi upaya percepatan terus dilakukan. Apakah ada tersangka baru? sangat mungkin karena proses masih berjalan,” tegasnya.

Sejauh ini, Polresta Yogyakarta telah menetapkan 13 tersangka, seluruhnya perempuan, yakni DK (51), AP (42), FN (30), NF (26), Lis (34), EN (26), SRm (54), DR (32), HP (47), ZA (30), SRj (50), DO (31), dan DM (28).

02/05/2026
03/04/2026

Film terbaru karya Joko Anwar, Ghost in the Cell, telah resmi diakuisisi oleh 86 negara bahkan sebelum penayangan perdananya di Indonesia pada 16 April 2026. Pencapaian ini melampaui jangkauan internasional Pengabdi Setan yang sebelumnya dirilis di 42 negara, sekaligus menegaskan semakin kuatnya posisi sinema Indonesia di pasar global.

Film produksi Come and See Pictures bersama RAPI Films, Legacy Pictures, dan Barunson E&A ini akan tayang di berbagai kawasan dunia, mulai dari Asia Tenggara, Asia Timur, Eropa, Amerika Utara dan Selatan, hingga Australia dan Afrika. Jangkauan distribusi yang luas ini menjadi pencapaian besar bagi industri film nasional dan menandai tingginya antusiasme pasar internasional terhadap karya terbaru Joko Anwar.

02/04/2026

Dua negara bagian Australia memutuskan untuk menggratiskan layanan transportasi umum agar warga berhenti menggunakan kendaraan pribadi. Langkah ekstrem ini diambil seiring melonjaknya harga bahan bakar minyak akibat perang yang pecah di Timur Tengah.

Dua negara bagian itu adalah Victoria dan Tasmania. Layanan transportasi umum gratis ini ini akan mulai berlaku pada April 2026.

Lonjakan harga bahan bakar ini dipicu oleh perang antara Amerika Serikat serta Israel melawan Iran, yang menyebabkan penutupan efektif Selat Hormuz.

Selat ini merupakan jalur vital bagi 20 persen pasokan minyak dan gas alam dunia. Akibat blokade total di perairan tersebut, pemerintah di seluruh dunia mulai menerapkan langkah-langkah darurat untuk menghemat bahan bakar.

📸: Dok. Shutterstock.

Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠

📝: bisnisupdate | update | bisnis | oneliner | R060 | R060 | E093

20/03/2026

Puluhan burung julang emas atau rangkong ( Rhyticeros undulatus ) menghebohkan warga di kawasan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung setelah terlihat turun dan berkeliaran di sekitar permukiman penduduk. Kemunculan burung-burung besar ini diduga karena mencari makanan, sehingga mereka berani mendekati manusia.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan P. Emir Moh. Noer, Kelurahan Pengajaran, Kecamatan Teluk Betung Utara pada pagi hari sekitar pukul 06.00–07.00 WIB. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat beberapa julang emas bertengger di kabel listrik, atap rumah, hingga pelataran rumah warga.

Warga menduga burung-burung tersebut turun ke permukiman karena kekurangan pakan di habitat aslinya. Setelah diberi makanan, julang emas itu kemudian kembali terbang dan menghilang ke arah pepohonan di sekitar kawasan kota.

Fenomena ini juga memicu berbagai spekulasi dari masyarakat. Sebagian warganet menduga burung-burung tersebut berasal dari area suaka atau kawasan wisata di sekitar Lampung yang memang memelihara julang emas. Pihak pengelola salah satu resort di Lampung bahkan menyatakan bahwa burung-burung itu memang dibiarkan terbang bebas dan terkadang menjelajah ke area lain.

Meski terlihat menarik, para pegiat konservasi mengingatkan bahwa julang emas merupakan satwa liar yang dilindungi. Burung rangkong pada dasarnya hidup di hutan dan bergantung pada pohon-pohon besar untuk mencari buah serta membuat sarang. Lingkungan perkotaan bukan habitat alami mereka. Interaksi terlalu dekat dengan manusia juga dapat menimbulkan stres, cedera, bahkan risiko penularan penyakit antara satwa dan manusia.

Kemunculan julang emas di permukiman ini menjadi pengingat penting bahwa keberadaan satwa liar sangat bergantung pada kelestarian hutan. Jika sumber makanan di alam berkurang atau habitat terganggu, satwa liar sering kali terpaksa mendekati manusia demi bertahan hidup.

Address

Jalan Rajawali Sakti, Sebelah Indomaret , Panam
Pekanbaru

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Seafood 3 Putra posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category