Papila Kopi

Papila Kopi Coffee Gallery

30/07/2026

Sekilas rangkuman minggu "weekend well spent" yang tertangkap kamera.

Masih tak menyangka, banyak dari kalian yang menanyakan akustikan yang terpaksa kami absenkan 2 minggu berturut-turut tempo hari. Akibat terbatasnya waktu teman-teman pemusik sebelumnya. Setelah deal-dealan akhirnya kami coba kembali bersenandung dengan wajah-wajah baru.

Antusiasnya tetap sama, kalian tetap berusaha menikmati meski tetap banyak ketidaksempurnaan dari semua segi. Dan asiknya setiap minggu ada saja donatur yang s**arela menyumbangkan suaranya.

Sekali lagi, terimakasih untuk semua jarak dan waktu yang kalian tempuh untuk sampai kesini, semoga semua beban di bahu, hati dan pikiran kalian gugur disini.

Selamat beristirahat, Papilians!!!
Kalian Luar Biasa 😍


Senang rasanya melihat beberapa karya melukis kali ini. Dari kanvas yang kami pikir akan cukup lama terisi, hitungan beb...
14/07/2026

Senang rasanya melihat beberapa karya melukis kali ini. Dari kanvas yang kami pikir akan cukup lama terisi, hitungan beberapa hari ternyata sudah habis, kami tambah, habis, tambah lagi dan habis lagi. Dan akhirnya kami putuskan untuk segera mengakhiri event melukis jilid IV ini.

Dari semua lukisan-lukisan kalian, memilih 10 di antaranya adalah yang paling berat, dan hasil berunding dengan beberapa teman disini jadilah lukisan-lukisan yang kami pajang di story kemarin. Dan dari hasil fun vote, kami sudah mendapat 3 lukisan dengan likes terbanyak.

Dan untuk hadiah, segera menyusul ya, karena bentuknya yg berubah-ubah sepanjang event sedang berlangsung. Jangan lihat besar atau kecilnya hadiah nanti ya, semoga kalian s**a 🤗

Sampai jumpa di event-event kecil selanjutnya, Papilians!!!



03/06/2026

Terlalu banyak rencana kadang membuat kami lupa kalau apa saja yg sudah di bangun juga perlu di rawat.

Area Bar yang akhirnya kami relokasi sesuai rencana, tak serta-merta berhenti disitu. Jarak pandang yang meluas membuat beberapa titik dipastikan ikut berbenah juga. Iya, apa saja yang di rubah harus sesuai dengan musimnya. Tembok misalnya, putih kembali mendominasi kali ini.

Dan bukan tanpa alasan, warna putih memang memberi kesan luas, padahal area sebenarnya tak luas-luas amat. Satu lagi, tembok yang sengaja kami sucikan juga sembari menunggu penghijauan berprogres. Selain lega, kesejukan yang dulu dirasakan juga semoga segera bisa dirasakan kembali, semoga.

Jangan biarkan rabumu membiru, Papilians!!!
Bahagia selalu ☺️


23/05/2026

Padamnya listrik secara tiba-tiba semalam,
adalah pelajaran bahwa selalu saja ada hal-hal yang di luar batas kendali kita. Hampir separuh Sumatera sepertinya mengalami kejadian serupa.

Menjelang maghrib, aktivitas kami spontan berhenti akibat kurangnya penerangan, padahal lampu baru saja dinyalakan. Tapi ada saja momen langka yang membuat kami urung saat mulai ngoceh ini itu, ya, mengabadikan cahaya smartphone di meja-meja berpenghuni sepertinya tak boleh terlewatkan, ditambah mewahnya langit menjelang malam kemarin berhias bulan dan gemerlap bintang.

Kejadian-kejadian tak terduga seperti ini memang sangat jarang, mata yang tak terkontaminasi cahaya apapun, membuat pandangan begitu leluasa menghadap langit dan tak henti-hentinya berdecak kagum.

Ya, memang seharusnya tak semua hal harus dijadikan beban pikiran. Seperti keterbatasan kami dengan belum tersedianya Genset, belum hari ini, suatu hari, pengadaannya pasti akan kami amini, suatu hari.

Selamat berakhir pekan, Papilians!!!
Kami tunggu disini ya ☺️


18/05/2026

Lagi-lagi tentang minggu.
Langit yang cukup berawan kemarin memang membuat kami sedikit harap-harap cemas.

"Gimana? Langit udah gelap? Lanjut?" tanya seorang teman yg biasa jadi pengiring musik disini. "Gas, nanti cerah ini".

Tiba-tiba cerah yang kami harap berubah cemas berupa hujan. Tapi kami tetap optimis sembari berdo'a, sebab dapat kabar katanya hujan cuma turun di beberapa titik.

Singkat cerita, di tengah langit yang sedang murung kami tetap melanjutkan aktivitas mingguan ini. Dan akhirnya semesta memberi dukungan berupa sapaan hangat matahari di sela-sela gelapnya awan hitam, lalu Tuhan membantu berbisik ke benak kalian untuk tetap datang bagaimanapun situasinya.

Betul, cerita ini diangkat sebab 2 kali berturut-turut minggu memberi pola yang sama, sesaat setelah pertunjukan selesai, setelahnya juga hujan kembali menyapa. Semesta memang sulit di tebak, hahaha.

Udah 5 paragraf aja. Sebelum kalian bosan baca, lebih baik kami undur diri dari cerita postingan kali ini.
Sehat selalu, Papilians!!!
Kami sayang kalian 🫶🏻


15/05/2026

Lini atas yang jarang terekspose bukanlah tanpa sebab.

Kami memang menjadikannya area yang lebih privasi. Bagi yang sedang mengerjakan tugas akan lebih fokus dan konsentrasi tak teralihkan, atau percakapan penting nan rahasia sepasang muda-mudi bisa lebih terjaga, sepertinya, dan akhirnya kami berasumsi yang memilih balkon hari itu memang sedang tidak ingin mendapat banyak perhatian.

Ke depannya kami berencana menjadikan spot ini agar lebih tenang dan nyaman, bisa menjelma jadi ruang baca, atau mini teather untuk beberapa pertunjukan film. Masih berbentuk cita-cita, tapi cepat atau lambat mudah-mudahan akan segera tercapai. Semoga.

Selamat ber-libur panjang, Papilians!!!
Cuaca masih sedikit labil, jaga kesehatan terus ya. Kami sayang kalian 🫶🏻


06/05/2026

Nyaman yang sempat dikesampingkan, akan kami bangun kembali.
Di perjalanan yang bisa di bilang tidak singkat (lagi) ini, kami sempat dibutakan oleh kuantitas, banyak spot hijau yang kami eksekusi dan kalap mengejar angka.

Kapan hari seseorang menandai kami di sebuah cerita (instagram), sebuah video lama, dimana taman belakang ini hijaunya sedang bersemi dengan indahnya, hanya melihat dari layar saja bisa merasakan udara segarnya.

Setelahnya, dengan rasa bersalah kami berjanji akan mengembalikan semua yang sempat hilang, memperbaharui apa yang sudah seharusnya dibarukan, dengan lebih apik, juga lebih segar. Do'akan semangat kami terus membara ya....

Selamat beristirahat, Papilians!!!
Jaga kesehatan, ya ☺️


30/04/2026

Hari-hari masih berjalan seperti biasanya. Di sela-sela kekosongan kami terus curi waktu melakukan kegiatan diluar aktivitas harian.

Selain sesuatu menjadi lebih rapi, hal seperti ini biasanya kami jadikan ritual memancing pelanggan, Alhamdulillah, ketika semua sibuk beres-beres, ada saja pesanan masuk yang mengharuskan kami mencuci tangan.

Ya begitulah, tempat yang dirawat dengan tulus, biasanya meminta bantuan semesta untuk mengalirkan rezeki dengan mulus. Semoga.

Selamat beraktivitas, Papilians!!!
Kami tunggu disini ya...


Address

Jalan Jend. Besar Abdul Haris Nasution
Padangsidempuan
22734

Telephone

+6282364285555

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Papila Kopi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category