Depot Clemot

Depot Clemot tempat nongkrong bareng temen-teman sambil menikmati ICE CLEMOT dan makanan lainnya
tempat yang bersih dan nyaman

 *THE POWER NOT GENGSI !!!!*Saya memulai dengan gerobak kecil. Konsumen saya dulu mengira saya jualan martabak. Karena b...
28/02/2019



*THE POWER NOT GENGSI !!!!*
Saya memulai dengan gerobak kecil. Konsumen saya dulu mengira saya jualan martabak. Karena berjejer dengan orang yang jualan martabak. Dan orang belum banyak yang kenal. Malu pasti iya, tapi mau gimana lagi..
Saya kemudian mem-branding kebab baba rafi dengan mengubah warna. Tadinya warnanya putih biasa menjadi kuning merah. Pilih warna itu agar lebih menarik dan eye catching. Sehingga konsumen juga percaya untuk membeli produk kita.
Saya awalnya memulai di Surabaya dulu. Waktu itu sambil kuliah di ITS. Saya saat itu memang ingin fokus ke bisnis. Karena itu saya memutuskan untuk keluar dan benar-benar fokus menjadi pengusaha. Karena inilah, saya berpikir, ada banyak manfaat dengan membuka cabang, yang utama adalah membantu konsumen yang kelaparan.
Bisnis itu ibarat kita berlari. Tapi bukan sekadar berlari sprint. Cepat di awal, habis itu ngos-ngosan. Bisnis itu ibaratnya kita lari marathon. Jadi kita harus pintar-pintar ambil napas, taktiknya, kapan kita harus lari cepat, kapan kita harus menurunkan tempo, kapan kita harus mendaki. Sehingga marathon itu endurance atau sustainability.
Selama 12 tahun ini, bisnis Kebab Baba Rafi endurance-nya seperti berlari marathon. Jadi sebenarnya pertumbuhan kita tidak terlalu cepat. Tapi konsisten, pelan-pelan. Ada proses up and down. Lalui saja dan pelajari kesalahan.
Bagaimana dengan anda yang saat ini malu berbisnis..
Mau bisnis tapi gengsi ..takut gagal.
Ingat bro, gagal itu cuma untuk dilewati saja. Okay?😊

Semoga bermanfaat. ^_^🙏

 ***Yang paling bahaya dalam fase karir seseorang, bukan ketika ia memulai, bukan juga ketika ia sedang krisis. Tapi pad...
14/02/2019



***

Yang paling bahaya dalam fase karir seseorang, bukan ketika ia memulai, bukan juga ketika ia sedang krisis. Tapi pada fase saat ia merasa aman setelah peluh dan lelahnya, hingga akhirnya rasa amannya menipunya dan membuatnya tak mau berbenah.

Sudah banyak contoh kasus seperti ini. Nokia yang sudah menggurita merasa aman-aman saja bahkan meremehkan Android. Kini Nokia sudah hilang dari pasar persaingan gadget yang makin berdarah-darah.

Taksi-taksi konvensional merasa di atas angin dan bercukup diri dengan strateginya mangkal di berbagai titik. Namun, rasa amannya menipunya, tetiba tanpa dirasa muncul tranportasi online yang tak punya armada, tapi untungnya selangit dan merebut pangsa pasar.

***

Rasa aman membunuhmu. Dan itulah yang membuat banyak sekali karir manusia, perusahaan bahkan peradaban hancur. Roma tidak runtuh dalam semalam, tapi ia hancur karena orang-orang di dalamnya tak sadar sedang terlena di ujung jurang bencana.

Di detik ketika kita merasa aman dan memutuskan untuk berhenti berbenah, maka di detik yang sama kita sudah memutuskan untuk dikejar oleh orang lain, disalip oleh mereka yang lebih siaga, dan dihancurkan oleh kompetitor baru yang lebih mengerti cara kerja dunia.

Itulah yang membuat kita butuh mental siaga. Singapura sadar di tahun 2006 laju ekonominya mangkrak, maka rasa amannya buyar seketika dan berubah menjadi siaga 1 di penjuru negeri mereka. Tahun depannya, ekonomi mereka meroket 12% dengan fantastis.

***

Jauh di 1.400 tahun lalu, Rasulullah sep**ang dari pertempuran Khandaq, ketika beliau sudah merasa aman dari serangan koalisi pas**an Arab dan berniat menanggalkan baju zirahnya, Jibril malah datang sembari berkata, “Engkau sudah menggantung senjatamu, demi Allah kami (malaikat) tidak akan menggantung senjata kami. Keluarlah menuju Bani Quraidzah!”

Jibril mengingatkan Rasulullah ﷺ bahwa rasa aman bukanlah sikap yang tepat, ketika di saat yang sama masih ada tantangan dan rival yang sewaktu-waktu amat siap menusuk dari arah yang tidak diduga. Itulah yang kemudian membuat Rasulullah ﷺ berangkat bersama para sahabatnya menuju Bani Quraidzah, tak lama setelah kaum Muslimin memenangkan Khandaq.

Sebab rasa aman, akan membunuhmu sewaktu-waktu.

Dinukil dan diselia dari
_*"Detik Kamu Berhenti, Detik Kamu Terkejar"*_
, Februari 2019

 Pernah mendorong gerobak??? 😊😊Insya Allah semua orang bisa, asalkan punya niat dan tenaga. Langsung action!Kalau membaw...
12/02/2019



Pernah mendorong gerobak??? 😊😊

Insya Allah semua orang bisa, asalkan punya niat dan tenaga. Langsung action!

Kalau membawa helikopter?
Nggak semua orang bisa. Niat dan tenaga saja tidaklah memadai.

Begitulah. Sekiranya ingin menangani sesuatu yang besar atau berpotensi besar, harus ada ilmunya. Action saja, nggak cukup.

Dalam bisnis, ringkasnya begini:
✔️ Memulai, perlu keberanian.
✔️ Membesarkan, perlu ilmu.

Perlu penjelasan?

1️⃣ Ilmu membawa helikopter, jelas-jelas jauh lebih mendalam dan lebih kompleks ketimbang ilmu mendorong gerobak. Betul?

2️⃣ Ilmu mengoperasi manusia, jelas-jelas jauh lebih mendalam dan lebih kompleks ketimbang ilmu memotong sayur. Betul?

3️⃣ Ilmu mengelola Hypermart, jelas-jelas jauh lebih mendalam dan lebih kompleks ketimbang ilmu mengelola warung. Betul?

Demikianlah dalam bisnis. Perlu ilmu supaya benar-benar besar dan kuat.

Guru saya pernah wanti-wanti, "Memulai usaha? Pake nekad saja, yah bisa. Membesarkan usaha? Nggak bisa. Perlu ilmu."

Lalu ada alumni seminar yang bertanya ke saya, "Banyak orang yang bermodalkan nekad dalam memulai usaha. Bolehkah?

Saya jawab, "Yah, sah-sah saja. Yang penting, legal dan halal. Tapi mohon maaf, kalau bermodalkan nekad saja, usahanya tidak bakal besar. Untuk besar, lagi-lagi kita perlu ilmu."

Maka, sempatkan belajar. Cari ilmu. Baca buku. Ikut guru. Jangan pernah jemu.

Dalam , bagaimana cara paling tepat dalam belajar dan berguru? Temukan mentornya. Terus, ada tiga pilihan. Pertama, jadilah muridnya. Kedua, jadilah stafnya. Atau ketiga, jadilah partnernya.

- Ippho Santosa

Karena kalian lah kami bisa bertahan..Atas support kalian juga lah kami bs tetap eksis..Berkat kontribusi kalian p**a ka...
06/02/2019

Karena kalian lah kami bisa bertahan..
Atas support kalian juga lah kami bs tetap eksis..
Berkat kontribusi kalian p**a kami mampu tetap berdiri..
So, terima kasih yg sebesar2nya bin matur suwun sanget, atas segala kritik Dan Saran kalian..Semoga kami bs terus memperbaiki diri..

   *INILAH KEBIASAAN ORANG-ORANG SUKSES YANG PATUT DI CONTOH*Orang2 sukses kebanyakan memiliki kebiasaan-kebiasaan khas ...
16/01/2019



*INILAH KEBIASAAN ORANG-ORANG SUKSES YANG PATUT DI CONTOH*

Orang2 sukses kebanyakan memiliki kebiasaan-kebiasaan khas berikut ini

1. Mereka senang belajar

Para orang super kaya ini selalu haus belajar. Mereka selalu mengikuti tren, peristiwa terkini dan perkembangan.
Mereka tertantang untuk selalu memahami berbagai permasalahan di sekitar mereka dan penasaran untuk mencari solusi: bagaimana sesuatu bisa berjalan, apakah ada cara untuk membuatnya lebih efisien dan lebih baik lagi?

Mulailah dengan membangun ketertarikan dan curiousity seperti ini. Bisa jadi, dari sana Anda menemukan ide bisnis orisinal yang mampu mengantar Anda melahirkan bisnis sukses.

2. Mereka hobi membaca buku

Triliuner seperti Warren Buffet, Oprah Winfrey sampai Bill Gates adalah pecandu buku yang serius. Buffet bahkan menghabiskan 80 persen waktunya untuk membaca!

Bill Gates mengaku membaca kurang lebih 50 buku setiap tahun. Kebiasaan ini diakui bisa menjaga mereka terus belajar ilmu baru yang mereka manfaatkan untuk menemukan ide segar ataupun mengembangkan hal yang sudah ada.

3. Mereka memiliki passion besar dan ketekunan

Para triliuner ini tidak akan sukses bila mereka bukanlah orang dengan passion besar terhadap apa yang mereka kerjakan. Di tengah proses membangun kerajaan bisnis, halangan dan rintangan yang mereka hadapi juga tidak sedikit.

Terancam bangkrut, keputusan bisnis yang salah, dan beragam kesalahan keputusan bisnis yang pernah terjadi, tidak membuat mereka kecil hati. Di sini kekuatan passion berperan sehingga mereka terus tekun dan bangkit membangun bisnis.

4. Mereka bangun lebih pagi setiap hari

Ini cocok dengan nasihat para orang tua sedari dulu: mereka yang bangunnya pagi, rezekinya lebih. Para triliuner ini enggak ada yang hobi bangun siang.

Mereka selalu bangun shubuh setiap hari dan langsung melakukan rutinitas positif. Mulai dari berolahraga, beribadah, meditasi, membaca buku, dan lain sebagainya.

Anda ingin sesukses mereka? Mulailah dari menghilangkan kebiasaan bangun siang.

5. Mereka memiliki prioritas dan fokus

Para orang super kaya ini menghabiskan waktu dengan prinsip efisien dan efektif. Mereka tidak segan menolak permintaan yang mereka anggap tidak akan membantu mereka meraih target yang menjadi fokus mereka. Fokus pada hal penting menjadi prioritas selalu. Dan mereka fokus dari hari ke hari pada apa yang penting.

6. Mereka senang berolahraga

Dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Kalangan super kaya ini mempercayai hal itu sepenuhnya. Mereka membangun kebiasaan berolahraga supaya tubuh selalu fit sehingga dapat beraktivitas maksimal.

Berolahraga juga bisa menjauhkan mereka dari stress berlebihan akibat tekanan sebagai seorang pebisnis.

7. Mereka tidak s**a buang waktu untuk hal tidak penting

Anda tahu mengapa Mark Zuckerberg selalu berbaju kaos oblong abu-abu hampir di semua kesempatan?

Mark, seperti halnya Steve Jobbs yang dahulu lekat dengan kaos turtleneck hitam, sengaja memilih outfit seperti itu sebagai langkah mereka mengefisienkan pikiran dan waktu.

Mereka enggan menghabiskan energi, pikiran dan waktu sekadar untuk memikirkan “pakai baju apa hari ini”.

8. Mereka tidak takut mengambil risiko

Tidak ada orang sukses yang berkarakter “follower”. Prinsip hidup mereka tidak pernah sekadar “mengalir bersama air.” Mereka berani menjadi seorang pemula yang visioner kendati itu memiliki risiko yang tinggi.

Mereka selalu terpacu untuk mencari cara terbaru menghadirkan barang atau jasa yang sesuai dengan visi besar mereka

Semoga Bermanfaat😇

T.me/DevaIM

Kalo ga s**a pedes, jangan coba2 kesini..DEPOT NASGOR RANJAU CLEMOTJL. TERUSAN SULFAT NO.15
15/01/2019

Kalo ga s**a pedes, jangan coba2 kesini..

DEPOT NASGOR RANJAU CLEMOT
JL. TERUSAN SULFAT NO.15

     *Pentingnya Mengutamakan Kualitas Produk*Pada umumnya, ada 3 masalah pokok yang menyebabkan suatu produk tidak laku...
10/01/2019



*Pentingnya Mengutamakan Kualitas Produk*

Pada umumnya, ada 3 masalah pokok yang menyebabkan suatu produk tidak laku, karena....

1. Produknya
2. Pasarnya
3. Penjualnya

Kita akan bahas dari sisi produknya.

Adalah hal yang mutlak, bahwa jika ingin sukses menjual, Anda harus pastikan produknya unggul.

Apa ciri-cirinya ? Idealnya sebuah produk terutama barang harus punya 7 ciri berikut ini :

- Punya kualitas
- Gampang di distribusikan
- Praktis digunakan
- Punya margin yang tinggi
- Tingkat repeat order tinggi
- Barang selalu ready
- Dan usahakan dari pihak produk ada yang membimbing.

Hal yang paling penting dari ketujuh poin di atas adalah masalah *KUALITAS.*

Jika unggul di kualitas, konsumen akan puas. Ini akan berpotensi menciptakan beli ulang dan beli silang. Dan mereka yang puas akan bercerita kepada orang-orang.

Beda halnya bila mereka merasa tidak puas. Tidak akan terjadi beli ulang, apa lagi beli silang. Mereka akan black campaign ke orang-orang. Bayangkan apa yang terjadi jika ini sampai viral. Yang paling parah adalah mereka sampai menuntut secara hukum. Ini yang paling repot.

Jadi pastikan produk Anda harus unggul di kualitas.
_You have to has quality in goods & service._

Coba cek, Produk Anda sudah unggul di kualitas apa belum? Jika belum, perbaiki, tingkatkan! Upayakan nilainya 8 dari 10. Malah kalau bisa lebih.😉

Kudu bin harus bersyukur terus sampe mampus..!!!
04/01/2019

Kudu bin harus bersyukur terus sampe mampus..!!!

Clemot mah gituu..Yang laen libur dia mah lembur..
25/12/2018

Clemot mah gituu..
Yang laen libur dia mah lembur..

21/12/2018

Penyerangan bonyil2 militan yang sedang menikmati liburan tanpa ada gangguan dan hambatan pikiran tugas sekolahan

Tidak banyak yg menyadari Klo bumbu Nasgor Ranjau kami berbahan Dasar terasi dan tdk sedikit yg mengakui Klo olahan tera...
19/12/2018

Tidak banyak yg menyadari Klo bumbu Nasgor Ranjau kami berbahan Dasar terasi dan tdk sedikit yg mengakui Klo olahan terasinya Sungguh sangat presisi sampai2 para terasi haters sekalipun tdk menyangka Klo Nasi Goreng yg mereka santap ternyta menggunakan bumbu dapur tsb yg di beberapa negara asia dikenal dengan nama SIDOL(Bangladesh), KAPI(Thailand), BELACAN(Malaysia), MAM RUOC(Vietnam), SAEWOO JEOT(Korea), BAGOONG ALAMANG(Filipina), NGAPI(Myanmar).😋

Address

Jalan Terusan Sulfat No. 15
Malang
65124

Opening Hours

Monday 11:00 - 21:00
Tuesday 11:00 - 21:00
Wednesday 11:00 - 21:00
Thursday 11:00 - 21:00
Friday 11:00 - 21:00
Saturday 11:00 - 21:00
Sunday 23:00 - 21:00

Telephone

+6281357577914

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Depot Clemot posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category