23/02/2016
KIAT MELUNASI HUTANG DENGAN CEPAT
Jaman sekarang siapa yang tidak punya hutang?
Perilaku kita yang tidak berhati-hati dalam berhutang rentan menyebabkan kita bangkrut secara keuangan pribadi yakni hutang terlalu banyak melampaui kemampuan bayar kita.
Sebabnya bermacam-macam dari mulai bisnis yang bangkrut sehingga harus menutup kehidupan pribadi menggunakan kartu kredit, hutang mobil/motor karena ingin memiliki kesenangan sebelum waktunya, sampai keinginan pasang status yang keren di facebook dengan jalan-jalan keluar negeri dibiayai hutang.
Lalu bagaimana mengatasinya “dosa” yang terlampau besar tersebut karena pendapatan rutin dari gaji atau dari usaha tidak bisa bahkan hanya untuk menutup cicilan segala macam hutang tersebut? Selain berdoa dan bersedekah, langkah “duniawi”nya dari pengalaman saya dan membaca beberapa literatur adalah sebagai berikut:
#1. KELOMPOKKAN HUTANG
Hutang bisa dikelompokkan beberapa macam. Berdasarkan jatuh temponya: Hutang Jangka Panjang, dan Jangka Pendek. Berdasarkan jenisnya: Hutang Produktif dan Hutang Konsumtif. Berdasarkan lembaganya: Hutang Bank dan Hutang Personal. Berdasarkan agunannya: Hutang dengan Agunan dan Tanpa Agunan.
Urutkan dari paling prioritas ke yang kurang prioritas sebagai berikut:
PRIORITAS 1: HUTANG JANGKA PENDEK, TANPA AGUNAN, dan KONSUMTIF.
Hutang jenis ini bunganya paling tinggi dan paling merugikan sehingga menjadi prioritas nomer 1 untuk diselesaikan. Hutang KARTU KREDIT masuk golongan ini. Solusinya potong kartu kreditnya agar tidak menambah hutang, lalu minta negosiasi dengan banknya untuk merubah ke cicilan bulanan sesuai kemampuan. Atau paling bijak adalah menjual aset untuk menutup kartu kredit ini.
PRIORITAS 2: HUTANG DENGAN AGUNAN.
Misalnya adalah hutang rumah/ mobil/motor. Jika gagal bayar maka rumah/mobil/motor yang sudah diangsur berbulan-bulan lamanya bisa ditarik pihak leasing dan kita kehilangan aset itu.
PRIORITAS 3: HUTANG PERSONAL.
Hutang pribadi dilakukan restrukturisasi dengan bernegosiasi dengan pihak pemberi hutang. Usahakan minta jangka pembayaran lebih lama dan cicilan lebih kecil. Masalah hutang personal ini sangat berbahaya bagi kredibilitas kita sehingga harus bisa diobrolkan dengan baik dengan teman kita yang member hutang dan tetap jaga komitmen untuk membayar walaupun lamban. Jika perlu berikan jaminan seperti BPKB mobil untuk membuatnya lebih tenang.
#2 MENCARI ALTERNATIF TAMBAHAN PENDAPATAN
Gaji Anda untuk hidup sehari-hari, sisanya untuk bayar hutang. Jika sisa gaji untuk bayar hutang ini tidak cukup lagi berarti Anda harus mencari tambahan pendapatan. Beberapa caranya antara lain:
- Menjadi freelancer. Sekarang pekerjaan freelancer dengan mudah bisa Anda dapatkan. Dengan signup ke situs freelancer seperti Sribulancer Anda dengan mudah mendapatkan tambahan pendapatan untuk membayar hutang. Kerjakan pekerjaan tambahan ini di waktu luang di luar jam kerja normal Anda. Mintalah dispensasi kepada Atasan Anda untuk pulang lebih cepat atau mengerjakan Job Freelance tersebut di kantor karena tanpa Anda punya waktu khusus percuma Anda menjadi freelancer karena akan mengecewakan klien Anda dan akibatnya Anda tidak bisa menarik fee pekerjaan tepat pada waktunya.
- Mengambil Franchise yang memiliki perputaran uang cepat. Ambil franchise yang produknya sudah ada permintaan rutinnya bukan menciptakan permintaan lagi, misalnya franchise bakso, soto, atau barbershop. Anda bisa cari tahu di www.waralabapilihan.wordpress.com salah satunya diantara banyak franchisor lain.
- Buka lapak dengan mobil Anda. Jangan malu untuk membuka lapak berjualan barang kebutuhan yang sudah ada permintaannya misalnya jas hujan, sepatu, baju anak, mainan dan lain sebagainya. Anda ke kantor naik motor atau angkutan umum saja, manfaatkan mobil Anda untuk “kios”. Siapa yang menjadi penjaganya? Manfaatkan pembantu Anda, istri Anda, atau satpam komplek Anda.
- Bukalapak Online. Apabila Anda tidak memiliki mobil atau ingin meningkatkan pendapatan Anda dari berjualan di lapak mobil, buka saja lapak online. Namun lapak online dapat uangnya tidak secepat Anda jualan lapak di pinggir jalan.
- Mirroring Job. Maksudnya adalah bekerja sampingan untuk perusahaan lain. Ini tidak etis sebenarnya dan saya menyarankan ini langkah terakhir. Untuk posisi yang sama, tawarkan kepada rekan kerja Anda di perusahaan lain untuk mempekerjaan Anda dengan upah 1/3 dari normal untuk kontrak kerja dalam waktu tertentu, misalnya 3 bulan. Banyak perusahaan yang mencari tenaga tambahan sampingan ketika bisnisnya sedang meningkat. Misalnya Anda sebagai drafter, desainer, penulis, konsultan pajak, ahli akuntasi, praktisi komunikasi, Anda bisa melakukan mirroring jobs ini baik legal diketahui atasan Anda maupun illegal.
- Menjadi Trainer Public Speaker. Khusus Anda yang bakat menjadi public speaker dan memiliki tema spesialisasi khusus Anda bisa menawarkan jasa Anda menjadi trainer atau speaker sabtu minggu dengan melamar ke beberapa lembaga training. Pekerjaan ini bisa Anda kerjakan sabtu minggu atau pada hari kerja dengan mengambil cuti.
#3. TERBUKA PADA PASANGAN.
Pasangan harus mau dalam s**a dan duka. Kalau tidak mau ceraikan saja . Bicarakan masalah ini dengan suami atau istri Anda dan minta dukungan dia dengan menjelaskan scenario pelunasan hutang yang Anda pilih. Pasang mental Anda jika nanti diomelin suami atau istri Anda, anggap saja itu motivasi untuk tidak mengulangi “kesalahan berhutang” yang sama. Percayalah anda keajaiban dari suami atau istri kita, siapa tahu dia memiliki “simpanan tak terduga” dan dia ikhlas untuk memberikannya kepada kita untuk melunasi hutang yang paling merugikan nomer 1 yang Anda harus tutup secepat mungkin yakni KARTU KREDIT.
Selamat melunasi hutang dan insaf-lah hidup “lebih besar pasak daripada tiang”…
Original posted by Anke Dwi Saputro, motivator bisnis di Youbrand Ina dan pemilik bisnis franchise Bakso Bom Nachos HOT Soto Jokolono Barbershop KPK. Pendaftaran konsultasi gratis call 08158360032