TABIR Kehidupan

TABIR Kehidupan Membahas seputar nasihat
🌲Dakwah
🔥Self-Motifation

11/07/2026

12/06/2026

"JIN ITU DIRIMU... IBLIS ITU DIRIMU... DAJJAL ITU DIRIMU... SYAITAN ITU DIRIMU..." *Sebab itulah kita disuruh mengenal d...
12/06/2026

"JIN ITU DIRIMU... IBLIS ITU DIRIMU... DAJJAL ITU DIRIMU... SYAITAN ITU DIRIMU..." *Sebab itulah kita disuruh mengenal diri*

Ini yang disebut ma'rifatun — dasar dari ma'rifatullah.

🟢*Bedah Pakai Ayat Checklist Kita:* "Dirimu" yang mana? Sifatnya Dalil di Checklist Lawan dari Checklist:

● **Jin itu dirimu** *Qārin* — pendamping yang s**a waswas **An-Nisa 142**: *Yurā`ụnan-nās, wa lā yażkurụnallāha illā qalīlā* | **Thaha 14**: *Aqimiṣ-ṣalāta liżikrī* — dzikir lawan waswas
● **Iblis itu dirimu** Sombong, menolak sujud, merasa lebih baik
**Al-Mujadilah 11**: Ilmu tanpa *tafassaḥū* jadi ujub
**Al-Baqarah 45**: *Khāsyi'īn* — tunduk, bukan sombong
● **Dajjal itu dirimu** Pendusta, pamer surga padahal neraka
**Al-Ma'un 4-5**: Salat tapi *sāhūn*,
*riyā`* pamer amal
**Al-'Ashr 3**: *Āmanū wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti* — iman & amal benar
● **Syaitan itu dirimu** Ngajak maksiat, bisikin buruk
**Al-Isra 84**: Beramal nggak sesuai *fitrah*
**Ar-Rum 30-31**: Kembali ke fitrah, *munībīn* tobat

📌*Al-Qiyamah 14* udah ngasih tahu dari awal: _Balil-insānu 'alā nafsihī baṣīrah_ — Manusia itu saksi atas dirinya sendiri.
📌Karena *Yasin 65*: _Al-yauma nakhtimu 'alā afwāhihim wa tukallimunā aidīhim_ — Mulut dikunci, yang bicara tangan & kaki. Kenapa? Karena selama ini yang jahat ya "dirimu" itu.

📌Kenal Allah _Al-Hasyr 22-24_
→ Kenal Diri Al-Qiyamah 14
→ Perbaiki dengan Salat Thaha 14 + Al-Baqarah 45
→ Selamat Al-'Ashr 1-3.

🟢Merawat jiwa dengan shalat, dzikir, tilawah Al-Qur'an, dan muhasabah.
Ruh juga butuh disiram dengan amal dan ilmu agar tumbuh menuju *nafs al-muthma'innah*.
Merawat segumpal daging *HATI* sampai ia layak menghadap Allah, dengan bekal takwa yang tidak bisa dibeli dengan harta, jabatan atau nasab.

Sholat bukanlah hanya sekedar gerakan atau rutinitas harian. Shalat adalah momen pertemuan sakral antara seorang hamba d...
09/06/2026

Sholat bukanlah hanya sekedar gerakan atau rutinitas harian. Shalat adalah momen pertemuan sakral antara seorang hamba dengan Penciptanya. Allah SWT berfirman:
​"Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku." (QS. Thaha: 14)
​Agar shalat kita tidak sekadar menjadi penggugur kewajiban, berikut adalah beberapa cara efektif untuk menghadirkan hati dan mengingat Allah di setiap rakaat:
​1. Persiapan Sebelum Takbir (Penyucian Lahir & Batin).
• ​Sempurnakan Wudhu: Jangan terburu-buru saat berwudhu. Resapi setiap tetesan airnya sebagai pembersih dosa-dosa kecil.
​Datang Lebih Awal: Sediakan waktu beberapa menit sebelum shalat untuk menenangkan pikiran dari urusan duniawi.
• ​Pahami Hakikat Shalat: Sadari bahwa Anda sedang menghadap Penguasa Semesta Alam. Jika menghadap presiden saja kita bersiap luar biasa, tentu menghadap Allah harus jauh lebih maksimal.
​2. Sadari Konsep Ihsan saat Takbiratul Ihram.
• ​Saat mengangkat tangan dan mengucapkan "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar), tanamkan prinsip Ihsan dalam dada:
• ​Berusahalah shalat seolah-olah Anda melihat Allah.
​Jika belum bisa, hadirkan keyakinan yang kuat bahwa Allah sedang melihat Anda, memperhatikan setiap gerakan, dan mendengar setiap bisikan hati Anda.
​3. Resapi Arti dari Setiap Bacaan.
​Salah satu penyebab utama pikiran kita "melayang" saat shalat adalah karena kita tidak tahu apa yang kita ucapkan.
• ​Pelajari Terjemahannya: Luangkan waktu di luar shalat untuk menghafal arti bacaan shalat, minimal Surat Al-Fatihah dan doa duduk di antara dua sujud.
• ​Gunakan Metode Dialog: Saat membaca Al-Fatihah, ingatlah hadits qudsi bahwa Allah menjawab setiap ayat yang kita baca. Ketika kita membaca "Alhamdulillahirabbil 'alamin", Allah menjawab: "Hamba-Ku telah memuji-Ku."
​4. Perlambat Gerakan (Tumaninah).
• ​Jangan gerakkan tubuh seperti ayam yang mematuk makanan.
• ​Berikan jeda beberapa detik (tumaninah) di setiap posisi (ruku, iktidal, sujud).
• ​Saat sujud, sadarilah bahwa itu adalah posisi terdekat seorang hamba dengan Allah. Manfaatkan untuk merasakan kedekatan dan keagungan-Nya.
​5. Fokuskan Pandangan Mata.
• ​Tetapkan pandangan mata hanya pada satu titik, yaitu tempat sujud.
• ​Membiarkan mata melirik ke sana kemari atau melihat ke atas akan memecah konsentrasi dan mengundang bisikan setan (khinzab) yang ingin merusak shalat kita.
​Tips Tambahan Jika Pikiran Mulai Melayang:
​Manusia tempatnya lupa, dan setan akan selalu berusaha memalingkan fokus kita. Jika di tengah shalat Anda sadar bahwa pikiran Anda sedang melayang ke urusan dunia, segera:
• ​Sadar dan kembali fokus tanpa harus membatalkan shalat.
• ​Mohon perlindungan Allah dalam hati (ta'awudz).
• ​Kembalikan fokus pada makna ayat yang sedang dibaca saat itu juga.
​Kesimpulan:
Mengingat Allah dalam shalat adalah sebuah proses yang perlu dilatih terus-menerus. Jangan menyerah jika shalat hari ini belum sempurna. Niatkan setiap kali berdiri di atas sajadah untuk mempersembahkan shalat terbaik bagi Allah SWT.





09/06/2026



Hidup ini Tidak MudahRenungkan baik-baik... Allah tidak pernah menjanjikan hidup ini akan mudah._______________________S...
05/06/2026

Hidup ini Tidak Mudah

Renungkan baik-baik... Allah tidak pernah menjanjikan hidup ini akan mudah.
_______________________
Saat Nabi Adam diturunkan ke bumi, Allah tidak berkata, "Kalian akan hidup bahagia tanpa masalah."

Justru Allah berfirman:

"Sebagian kalian akan menjadi musuh bagi sebagian yang lain."

Artinya, akan ada pengkhianatan. Akan ada kehilangan. Akan ada fitnah. Akan ada air mata yang jatuh diam-diam di sepertiga malam.

Tapi di tengah semua itu, Allah memberikan satu janji yang mengguncang jiwa:

"Barang siapa mengikuti petunjuk-Ku, maka dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka."

Perhatikan...

Allah tidak berkata, "Dia tidak akan menangis."

Allah tidak berkata, "Dia tidak akan diuji."

Allah tidak berkata, "Dia tidak akan kehilangan orang yang dicintai."

Yang Allah janjikan adalah sesuatu yang lebih besar dari itu.

'Dia tidak akan sesat. Dan dia tidak akan celaka'.

Karena orang yang memiliki hidayah, meski hatinya terluka, dia tahu ke mana harus kembali.

Meski dunianya runtuh, dia tahu siapa yang harus dipanggil.

Meski seluruh manusia meninggalkannya, dia masih memiliki Allah.

Maka jika hari ini hidup terasa berat... Jangan lepaskan Al-Qur'an. Jangan tinggalkan shalat. Jangan jauhi Allah.

Karena yang membuat manusia binasa bukan kurangnya harta, bukan kurangnya cinta manusia, bukan beratnya ujian.

Yang benar-benar menghancurkan manusia adalah ketika dia kehilangan petunjuk Allah di tengah ujian itu.

Dan selama hidayah masih ada di hatimu, percayalah... Kamu mungkin lelah. Kamu mungkin menangis. Kamu mungkin jatuh berkali-kali.

Tapi kamu tidak akan pernah benar-benar kalah.

05/06/2026

Buya Arrazy Hasyim - Ajaklah Mereka Untuk Mengenal

04/06/2026

Perlu mengingat Yang di Ingat
.

04/06/2026

Address

Jalan Gajahmada Complex Vitka City Tiban Ayu/kampus Batam Tourisme Polytechnic
Batam

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when TABIR Kehidupan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Restaurant

Send a message to TABIR Kehidupan:

Shortcuts

Share

Category