10/06/2018
MEMBANGUN PERGERAKAN DENGAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN
Dari beberapa gejolak atau aksi besar yang membawa isu-isu angraria, seperti perampasan lahan alih fungsi lahan pertanian produktif (pertanian) menjadi industri hingga masuknya korporasi besar yang mengaancam sistem ekologi yang secara alami terbentuk, sampai aksi-aksi demonstrasi penolakan besaran terjadi sampai puluhan bahkan ratusan kali dan sampai bertahun tahun . banyak aktivis dari berbagai macam golongan ,akademisi dari universitas nomor satu dalam negeri maupun luar negeri semua telah mempunyai tugasnya masing-masing dalam upaya penyelamatan lingkungan. Lalu ada pertanyaan besar yang sebenarnya harus kita jawab menurut sudut pandang dan kapasitas kita untuk merespon dan ikut andil dalam upaya tersebut , pertanyaan itu ialah . “ Apa yang harus kita lakukan ? “
Sebelumnya kami mengenalkan diri terlebih dahulu kami menamakan kelompok tak beradap kami dengan nama “ PANGURIPAN “ sebuah kolektif kecil yang mecoba mengisi ruang-ruang dalam upaya ketersedian akses pangan mudah dan murah untuk kelas pekerja (buruh) ,petani ,dan nelayan , . dalam obrolan kami beberapa hari yang lalu bersamasalah satu teman dari jepara, panguripan ditagih bercerita mengenai isu-isu agraria tapi kali ini panguripan ingin lebih bercerita tentang hal yang lebih mendasar yaitu esensi perlawanan dalam konteks agraria menurut kapasitas yang bisa kami bagikan kepada teman-teman semua
Kita kembali ke pertanyaan yang kita baca di atas yaitu “ apa yang harus kita lakukan ? “
Dalam hal ini tentu saja dalam konteks agraria,lahan,pertanian dan sebagainya.. kalau sekarang ada beberapa masalah yang sedang kita hadapi mengenai perampasan lahan , saya mau bertanya kepada teman pembaca semua adakah disini yang rela lahanya di rampas? Pasti jawabanya “ TIDAK !!! “ tapi jika kalimatnya di ubah adakah dari teman semua yang mau mendapatkan keuntungan sebesar 3.000.000 per bulan dan diangkat menjadi pekerja tetap di perusahan yang kemungkianan akan saya bangun di lahan anda dengan jaminan hidup layak DLL .. nah , pasti difikir ulang ini tawarannya , bagi sebagian teman yang memegang teguh ideologi bahwa tanah yang kita punya adalah warisan dari anak cucu kita sudah pasti tawaran tersebut di tolak, tapi kalo tawaran ini diberikan ke teman yang lain yang belum banyak tahu tentang perhitungan untung rugi jangka panjang ketika terjadi alih fungsi lahan dari pertanian menjadi industri dan sebatas pendapatan dan aman dalam taraf hidup sementara. Disini kita musti tahu apa yang harus kita lakukan.
Membagun generasi yang sadar akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan kita , banyak hal yang bisa dilakukan bahkan tidak Cuma aksi demonstrasi besar dan tindakan hukum atau politik. memulai proses penyadaran dengan hal-hal yang kecil , salah satu upaya yang kini coba disuarakan oleh panguripan yaitu “ PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN “ tindakan kecil yang bisa berdampak besar menurut kami , dengan membangun podasi dan cara pandang masyarkat tentang lingkungan yang menghidupi setidaknya dapur bunda akan terbantu dengan pemanfaatan lahan pekarangan tersebut hanya sedikit keluar keringat untuk menanam sayuran seperti sawi, kankung, cabai , tomat dan bahan kebutuhan darpur lainya, hal yang paling peting dari ini semua adalah membangun pola pikir generasi kita tentang lingkungan yang menghidupi , dan secara tidak langsung kepedulian akan alam dan lingkungan akan terbangun dengan sendirinya . kerap kali kita yang tergolong pemuda pada masa gejolaknya meremehkan dan malas memikirkan hal-hal sederhana seperti ini. Padahal dampak dan kemungkinan yg akan terjadi sangatlah besar karna menurut kami model perlawanan yang sebenarnya ketika kita menghadapi keterancaman lahan adalah dengan menanam dan menunjukan produktifitas lahan , kita tak akan tergiur dengan banyaknya rupiah yang korporasi tawarkan ketika lahan alam yang kita punya itu produktif dan lebih dari cukup untuk menghidupi , membangun dari hal yang kecil dan bertaap akan lebih terasa hasilnya . harapan kami dari panguripan banyak teman teman yang mau ikut andil dalam mengupayakan ini dan bisa urun rembug menyampaikan ide-ide segarnya paling tidak ketemu sekedar bertemu mengobrol prihal eksekusi yang lrbih lanjut karna lebaran zine ini tidaklah cukup jika saya tulis panjang lebar, untuk itu kami dari PANGURIPAN mengajak teman-teman pembaca untuk ikut serta dalam membangun dan mengampanyekan pemanfaatan lahan pekarangan dimanapun teman-teman berada karna kami tak bisa tanpa teman-teman yang turut berpartisipasi, marilah begerak bersama. Dengan menabur benih kita akan menuai hasil dan dengan menanam kita memperoleh kebahagiaan , //panguripan2018