19/07/2026
Wejangan Abah Anom tentang Pentingnya Dzikir
Abah Anom (Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin ra.) senantiasa menekankan bahwa dzikir adalah makanan ruh, cahaya hati, dan jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Beberapa wejangan beliau yang sering disampaikan dalam pengajaran TQN Suryalaya antara lain:
"Jangan pernah meninggalkan dzikir. Selama hati masih berdetak, selama napas masih berhembus, ingatlah Allah. Sebab hati yang jauh dari dzikir akan mudah dikuasai hawa nafsu dan godaan setan."
Beliau juga mengajarkan bahwa:
Dzikir membersihkan hati dari sifat sombong, riya, dengki, dan cinta dunia yang berlebihan.
Dzikir menenangkan jiwa ketika menghadapi ujian hidup.
Dzikir menguatkan iman dan mempererat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.
Dzikir yang dilakukan secara istiqamah akan melahirkan akhlak yang mulia.
Allah SWT berfirman:
اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ
"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dengan orang yang tidak berdzikir adalah seperti orang hidup dengan orang mati." (HR. Bukhari)
Pesan untuk kita semua:
"Jadikan dzikir sebagai kebutuhan, bukan sekadar amalan. Orang yang selalu mengingat Allah akan selalu berada dalam penjagaan-Nya.
Istiqamah dalam dzikir adalah kunci kebersihan hati, ketenangan jiwa, dan keselamatan dunia serta akhirat."